KEKUATAN SEBUAH KOMITMEN (30 May 2010) PDF Print E-mail
Saturday, 29 May 2010 04:06

Tuhan Yesus menunjukkan kepada kita apa itu komitmen. Dia rela meninggalkan kemuliaanNya di surga. Bahkan Dia tidak menganggap kesetaraanNya dengan Allah sebagai milikNya yang harus dipertahankan melainkan Dia rela menjelma menjadi manusia (Filipi 2:6). Memang Dia rela menyerahkan nyawaNya demi keselamatan manusia. PengorbananNya sungguh sebuah komitmen yang luar biasa – Dia yang tidak mengenal dosa rela menjadi korban penghapus dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah (2 Korintus 5:21).
 
Sebagai muridNya kita dipanggil untuk menunjukkan komitmen yang sungguh-sungguh kepadaNya. Hal ini diterangkan secara tajam pada Lukas 9:57-62.
 
Begitu menerima panggilan untuk mengikut Yesus maka ada seorang yang menjawab “Izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan bapaku”. Kemudian Yesus menyatakan: “Biarlah orang mati menguburkan orang mati; tetapi engkau, pergilah dan beritakanlah Kerajaan Allah di mana-mana.” Demikian pula ada orang lain yang berkata: “Aku akan mengikut Engkau, Tuhan, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku.”
 
Bagi kita dari latar belakang Asia maka yang menarik perhatian ialah dua orang ini yang hendak menjadi murid Tuhan Yesus kedua-duanya bergumul dengan tanggungjawab kepada orang tuanya atau kepada keluarga. Mereka rela mengikut Yesus jikalau mereka tetap dapat menunaikan tanggungjawabnya kepada orang tua dan keluarga mereka.
 
Tetapi firman ini dari Tuhan Yesus sangat jelas dan tegas. Tuhan Yesus harus diutamakan di hidup kita. Tidak boleh sesuatu pun atau seorang pun diberi perhatian ataupun komitmen lebih tinggi dari pada yang diberikan kepada Yesus. Tuhan harapkan dari kita sebuah komitmen yang kuat, yang terfokus dan yang mutlak. Kita ditantang untuk memilih. Apakah kita rela menjunjung Tuhan Yesus diatas segala-galanya? Apakah kita rela menghadapi konsekwensinya?
 
Pergumulan yang dialami oleh dua orang ini dapat kita sungguh pahami. Ada diantara kita yang bergumul dengan harapan dari keluarga kita bahwa kita akan memegang hio. Ada diantara kita yang bergumul dengan karir yang diharapkan oleh orang tua kita supaya kita tempuh. Ada diantara kita yang bergumul dengan studi atau pun penelitian yang ditawarkan kepada kita oleh perguruan tinggi. Ada diantara kita yang bergumul dengan tanggungjawab dalam perusahaan yang dimiliki keluraga kita turun-temurun.
 
Beranikah kita meninggalkan semua keragu-raguan dan kebimbangan demi menunjukkan komitmen kepada Tuhan Yesus yang seratus persen terfokus padaNya?

 

Who's Online

We have 2 guests online

Newsflash

New Event added into Event Calendar. For up to date current and upcoming church's events, please check them out at Event Calendar.